HEADER WEBSITE.png

Pembinaan Mental: Memahami Musibah dalam Al-Quran

 

WhatsApp Image 2025-12-01 at 2.53.23 PM.jpeg

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/

Pada kegiatan rutin pembinaan mental (bintal) di Pengadilan Tinggi Agama Palembang, disampaikan materi penting mengenai bagaimana Islam memandang musibah serta sikap terbaik yang harus ditunjukkan oleh orang beriman ketika menghadapi ujian tersebut. Pemahaman ini diharapkan dapat memperkuat keteguhan hati dan menumbuhkan kesadaran spiritual seluruh aparatur dalam menjalani tugas maupun kehidupan sehari-hari.

Materi dimulai dengan penjelasan bahwa dalam Al-Qur’an, ujian atau musibah sering disebut dengan istilah bala atau fitnah. Dua istilah ini menggambarkan bahwa setiap manusia, tanpa terkecuali, akan diuji oleh Allah SWT dalam berbagai bentuk dan kondisi. Hal ini ditegaskan dalam firman Allah SWT pada Surat Al-Baqarah ayat 155:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

“Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Ayat ini memberikan pelajaran mendalam bahwa musibah adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup. Rasa takut, berkurangnya harta, kehilangan orang yang dicintai, atau hilangnya hasil usaha merupakan bentuk ujian yang dapat menimpa siapa saja. Semuanya menjadi sarana untuk menguji kualitas kesabaran dan keteguhan iman.

Al-Qur’an juga menegaskan dalam Surat Al-Anfal ayat 28 bahwa harta dan anak-anak yang kita miliki pada hakikatnya merupakan ujian:


وَاعْلَمُوْٓا اَنَّمَآ اَمْوَالُكُمْ وَاَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌۙ وَّاَنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗٓ اَجْرٌ عَظِيْمٌࣖ

“Ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai ujian, dan sesungguhnya di sisi Allah terdapat pahala yang besar.”

Ayat ini mengingatkan bahwa apa pun yang kita miliki hanyalah titipan, bukan hak milik mutlak. Karena itu, seorang mukmin harus selalu bijak dan tidak terlena oleh kenikmatan dunia, serta tetap tegar ketika menghadapi kesulitan.

WhatsApp Image 2025-12-01 at 2.53.23 PM (4).jpeg

Dalam menghadapi berbagai bentuk bala dan fitnah, sikap paling utama yang harus dimiliki orang beriman adalah sabar. Kesabaran bukan hanya berarti menahan diri, tetapi juga menerima ketentuan Allah dengan lapang dada tanpa keluh kesah. Orang yang sabar akan mendapatkan kabar gembira berupa pahala dan kenikmatan surga sebagaimana dijanjikan dalam banyak ayat Al-Qur’an.

Salah satu ciri orang sabar adalah mengucapkan kalimat istirja’, “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”, ketika ditimpa musibah. Kalimat ini mengandung makna aqidah yang sangat dalam: bahwa kita dan segala yang ada pada kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya pula semuanya akan kembali. Dengan kesadaran ini, seorang hamba tidak mudah gundah, tidak larut dalam kesedihan, dan tetap yakin bahwa Allah senantiasa memberikan yang terbaik.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta apel diajak mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan bagi mereka yang terdampak, serta mengganti kerugian mereka dengan yang lebih baik.

Melalui penguatan pemahaman ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang dapat mengambil hikmah, memperkokoh keimanan, serta menjalani setiap tantangan kehidupan dengan penuh tawakal dan kesabaran.

#ADILMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

 

 

Agenda Rutin, Apel Pagi Pengadilan Tinggi Agama Palembang

 

WhatsApp Image 2025-12-01 at 9.20.13 AM (2).jpeg

PTA Palembang| https://pta-palembang.go.id/

Pada kegiatan Apel Pagi di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palembang, disampaikan pesan penting mengenai nilai-nilai dasar yang harus senantiasa dijaga oleh seluruh aparatur peradilan, yaitu integritas dan akuntabilitas. 

Integritas diibaratkan sebagai pondasi yang kokoh. Ia adalah kesesuaian antara hati, ucapan, dan perbuatan. Ketika seseorang memiliki integritas, maka setiap tindakannya lahir dari kejujuran dan ketulusan. Seperti halnya salat yang menjadi tiang agama bagi umat Islam, demikian pula integritas menjadi tiang bagi perilaku dan profesionalisme seorang aparatur. Tanpa integritas, seluruh upaya pencapaian kinerja akan kehilangan makna. Karena itu, integritas tidak hanya diwujudkan dalam lingkungan kantor, tetapi juga harus melekat dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam keluarga sebagai cerminan pribadi yang bertanggung jawab.

WhatsApp Image 2025-12-01 at 9.20.11 AM.jpeg

Selanjutnya, disampaikan pula makna mendalam dari gerakan tangan menunjuk ke atas ketika mengucapkan 8 Nilai Utama Mahkamah Agung. Gerakan tersebut bukan hanya simbol fisik, tetapi mengandung pesan spiritual bahwa pertanggungjawaban tertinggi dari setiap tindakan kita adalah kepada Allah SWT. Dengan demikian, setiap amanah yang kita emban harus dilaksanakan dengan sepenuh hati, penuh tanggung jawab, dan dilandasi ketulusan.

Akuntabilitas hadir sebagai bukti dari integritas tersebut. Jika integritas adalah pondasi, maka akuntabilitas adalah wujud nyatanya. Pertanggungjawaban atas tugas dan kewajiban bukan hanya tertulis dalam laporan, tetapi tercermin dalam hasil kerja, disiplin, pelayanan prima, serta sikap profesional yang dapat dirasakan oleh masyarakat pencari keadilan.

Melalui penguatan nilai integritas dan akuntabilitas dalam Apel Pagi ini, diharapkan seluruh pegawai PTA Palembang semakin memahami bahwa pekerjaan yang dilakukan setiap hari bukan hanya rutinitas, melainkan ibadah dan amanah yang akan dipertanggungjawabkan. Dengan menjaga integritas dan membuktikannya melalui akuntabilitas yang nyata, maka kualitas pelayanan peradilan akan semakin meningkat dan memberikan kepercayaan lebih besar kepada masyarakat.

 #ADILMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas
 
 

Panitera PTA Palembang Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025

Screenshot 2025-12-02 110112.png

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/

Jum'at, 28 November 2025 -  Panitera Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang, H. Ahmad Syahab, S.H., M.H., mewakili PTA Palembang dalam menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang diselenggarakan di Hotel Wyndham Palembang.

Screenshot 2025-12-02 110113.png

Acara berskala nasional ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Bank Indonesia, sehingga memungkinkan seluruh instansi pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk menyimak secara bersamaan paparan terkini mengenai kondisi perekonomian Indonesia. PTBI 2025 juga menghadirkan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kesiapan seluruh sektor dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Dalam forum tersebut, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, memaparkan arah kebijakan serta strategi besar yang akan ditempuh Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Beliau menegaskan perlunya sinergi lintas lembaga guna menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan adaptif. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, turut menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia pada tahun mendatang berpotensi tumbuh lebih baik. Dengan dominasi upside risk dibandingkan downside risk, pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan dapat melampaui baseline 5,4%.

Screenshot 2025-12-02 110114.jpg

Melalui kegiatan strategis ini, diharapkan seluruh unsur pemerintah, lembaga pelayanan publik, dan sektor terkait dapat memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas layanan dalam menghadapi dinamika ekonomi global dan nasional pada tahun 2026. Partisipasi PTA Palembang dalam PTBI menjadi wujud komitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah demi meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Ketua PTA Palembang Hadiri Opening Ceremony Legalfest 2025 di Kampus UIN Raden Fatah Palembang

a25aecfa-ffed-4d43-8f1c-fadadcebbb09.jpg

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/ 

Jum'at, 28 November 2025, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang Dr. H. Anang P., S.H., M.H menghadiri acara Opening Ceremony Legalfest 2025 yang bertempat di kampus UIN Raden Fatah PAlembang. Kehadiran PTA Palembang merupakan wujud komitmen dalam mendorong literasi hukum serta memperkuat sinergi antara Lembaga dan lingkungan Akademik.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dengan kehadiran para peserta dari 6 (enam) Kampus yang ada d Indonesia. Adapun Perguruan Tinggi yang turut serta dalam Legalfest 2025 adalah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, UIN KHAS Jember, Universitas Sriwijaya (Unsri), Universitas MUhammadiyah Palembang, IBA Palembang, dan IAIN Pekalongan. Dengan Partisipasi lintas kampus ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap ruang pengembangan keterampilan litigasi bagi mahasiswa  hukum di tingkat Nasional. Kegiatan Opening Ceremony menjadi awal dari serangkaian agenda Legalfest 2025 yang meliputi lomba peradilan semu, seminar hukum, diskusi panel, dan pelatihan litigasi. seluruh rangkaian  acara dirancang untuk membekali peserta dengan wawasan dan keterampilan praktis dalam dunia hukum.

3b883328-f8df-4f85-b9ee-519699739287.jpg

Dengan terselengarakannya kegiatan ini, UIN Raden fatah Palembang menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antar Peguruan Tinggi dalam memajukan pendidikan hukum di Indonesia.

Rapat Tindak Lanjut Zona Integritas Area I Manajemen Perubahan

IMG_0495.JPG

PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/

Dalam rangka memperkuat pelaksanaan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Zona Integritas Area I, yang berfokus pada Manajemen Perubahan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan PTA Palembang, para koordinator dan anggota Area I. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas yang menegaskan bahwa konsistensi, kekompakan tim, dan komitmen bersama merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik di lingkungan peradilan agama.

Kegiatan ini difokuskan pada peninjauan dan penyempurnaan eviden yang sebelumnya telah dipaparkan, guna memastikan seluruh indikator sesuai standar pembangunan Zona Intergritas. Melalui evaluasi ini, tim mendorong konsistensi, ketepatan eviden, serta penguatan implementasi manajeman perubahan diseluruh unit kerja serta memastikan kesiapan Pengadilan Tinggi Agama Palembang untuk melanjutkan perjuangan menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

IMG_0499.JPG

Melalui pelaksanaan Monev ini, seluruh anggota Tim Area I diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi serta merumuskan langkah tindak lanjut yang tepat sasaran demi menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas. Evaluasi berkesinambungan tersebut menjadi cerminan komitmen PTA Palembang dalam meneguhkan reformasi birokrasi dan meningkatkan mutu layanan sebagai bagian dari upaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

#ADILMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas