Pembinaan Mental
PTA Palembang | https://pta-palembang.go.id/
Palembang 20 April 2026 - Hakim Tinggi Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang, Dr. Dra. Hj. Isti’anah, M.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan pembinaan mental yang diselenggarakan di Aula PTA Palembang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur PTA Palembang sebagai bagian dari upaya penguatan nilai-nilai spiritual dan etika kerja dalam lingkungan peradilan.
Pembinaan mental tersebut mengangkat tema “Bekerja dengan Ikhlas, Kunci Ketenangan dan Keberkahan.” Tema ini dipilih sebagai pengingat pentingnya membangun kesadaran batin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara, khususnya di lingkungan lembaga peradilan yang dituntut untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa keikhlasan merupakan fondasi utama dalam bekerja. Bekerja dengan ikhlas berarti melaksanakan setiap tugas dengan niat semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk mengejar pujian, pengakuan, ataupun imbalan duniawi semata. Dengan niat yang lurus, setiap pekerjaan akan menjadi lebih bermakna dan bernilai ibadah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keikhlasan memiliki dampak yang sangat besar terhadap kondisi batin seseorang. Aparatur yang bekerja dengan penuh keikhlasan akan merasakan ketenangan hati, tidak mudah mengeluh, serta mampu menghadapi berbagai tantangan pekerjaan dengan sikap yang lebih sabar dan lapang. Keikhlasan juga menjadikan pekerjaan terasa lebih ringan, karena tidak dibebani oleh kepentingan pribadi maupun tekanan untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain.
Selain itu, keikhlasan juga akan melahirkan sikap-sikap positif dalam bekerja, seperti tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan kesungguhan. Aparatur yang ikhlas akan bekerja secara maksimal tanpa harus diawasi secara ketat, karena memiliki kesadaran bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan akan dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan demikian, hasil kerja yang dicapai tidak hanya memberikan manfaat secara administratif dan institusional, tetapi juga bernilai sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT.
Beliau juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugas sehari-hari, aparatur sering dihadapkan pada berbagai dinamika dan tekanan pekerjaan. Oleh karena itu, keikhlasan menjadi kunci penting untuk menjaga keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan ketenangan batin. Dengan keikhlasan, setiap tantangan dapat dihadapi dengan lebih bijaksana, serta tidak mudah menimbulkan stres atau kelelahan secara mental.
Di akhir penyampaiannya, beliau mengajak seluruh aparatur PTA Palembang untuk senantiasa menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap aspek pekerjaan. Keikhlasan diharapkan tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun dalam menjalankan tugas administratif.
Melalui pembinaan mental ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang dapat semakin meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun profesional. Dengan bekerja secara ikhlas, setiap tugas yang dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, membawa keberkahan, serta menjadi jalan dalam meraih ridha Allah SWT, sekaligus mendukung terwujudnya lembaga peradilan yang berintegritas, humanis, dan terpercaya.
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

