HEADER WEBSITE.png

Pembinaan Dirjen Badilag Mahkamah Agung RI di Lingkungan PTA Palembang

IMG_2447.JPG

PTA Palembang| https://pta-palembang.go.id/

Rabu, 31 Desember 2025 - Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H memberikan pembinaan kepada aparatur Pengadilan Tinggi Agama Palembang serta Pengadilan Agama Sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Palembang. Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan secara daring dan luring bertempat di Aula Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., PTA Palembang. Kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kinerja aparatur peradilan agama, memperkuat integritas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong kinerja peradilan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.  

IMG_2410.JPG

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Drs. H. Abdullah, S.H., M.H dalam laporannya menyampaikan bahwa kinerja PTA palembang menunjukkan hasil positif sepanjang tahun 2025 bahkan sebagian besar indikator kinerja utama berhasil melampaui target yang ditetapkan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI. Seluruh perkara banding yang diterima pada tahun 2025 berhasil diselesaikan tepat waktu dengan tingkat penyelesaian 100 persen. Didukung dengan penerapan e-Court, unggah putusan, serta digitalisasi administrasi perkara, termasuk Elektronik Akta Cerai (e-AC), juga berjalan optimal dan mendukung transparansi serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen PTA Palembang dan Pengadilan Agama sewilayah dalam mewujudkan peradilan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

IMG_2445.JPG

 

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H  dalam pembinaannya menegaskan bahwa menjaga wibawa Peradilan Agama harus bertumpu pada tiga pilar utama, yakni integritas sebagai fondasi, kualitas sumber daya manusia sebagai rangka penopang, dan kinerja sebagai perwujudan nyata pelayanan peradilan. Integritas dipandang sebagai landasan moral yang tidak dapat ditawar, mencakup kejujuran, konsistensi antara ucapan dan perbuatan, serta komitmen anti-korupsi. Sementara itu, kualitas SDM menjadi faktor penting dalam memastikan setiap aparatur memiliki kompetensi teknis dan profesionalisme yang memadai. Seluruh pilar tersebut bermuara pada kinerja peradilan yang cepat, tepat, dan berkualitas. 

IMG_2405.JPG

Selain itu, Beliau menekankan penerapan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai marwah lembaga peradilan termasuk praktik judi online. Pimpinan satuan kerja diminta untuk meningkatkan pengawasan, melakukan pembinaan secara berkelanjutan, serta tidak ragu menjatuhkan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku guna menjaga marwah, integritas, dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Kemudian YM Dirjen Badilag MA RI turut menyampaikan capaian program prioritas nasional, di antaranya peningkatan jumlah satuan kerja peraih predikat Zona Integritas WBK/WBBM serta kemajuan signifikan dalam digitalisasi layanan peradilan. Pemanfaatan e-Court dan kepatuhan unggah putusan terus meningkat, sementara penerapan e-ACe menunjukkan hasil optimal dengan hampir seluruh akta cerai telah ditandatangani secara elektronik.

IMG_2470.JPG

Menutup pembinaannya, Dirjen Badilag menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan mandat integritas. Transformasi digital diarahkan untuk mewujudkan pelayanan peradilan agama yang non-transaksional, menutup ruang negosiasi di luar prosedur, serta memperkuat kepercayaan publik. Ia mengajak seluruh aparatur menjadikan teknologi sebagai benteng terakhir dalam menjaga kesucian amanah dan menjadikan Pengadilan Agama sebagai mercusuar kebenaran yang melayani masyarakat dengan hati.

 

#ADILMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas