HEADER WEBSITE.png

PTA Palembang Gelar Bimbingan Teknis Calon Panitera Pengganti, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Aparatur Peradilan

Palembang | pta-palembang.go.id (03/11) — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang menyelenggarakan Bimbingan Teknis Calon Panitera Pengganti secara hybrid pada 3–5 November 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesiapan aparatur dalam mendukung pelaksanaan tugas kepaniteraan di lingkungan peradilan agama.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Drs. Raden Achmad Syanurbi, S.H., M.H. Dalam laporannya, beliau menyampaikan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan, asal satuan kerja masing-masing peserta, serta mekanisme pelaksanaan bimbingan teknis yang diselenggarakan secara hybrid. Laporan tersebut memberikan gambaran mengenai peserta dan teknis penyelenggaraan kegiatan.

Laporan Ketua Panitia Bimbingan Teknis Calon Panitera Pengganti Pembukaan Bimbingan Teknis Calon Panitera Pengganti

Selanjutnya, Ketua PTA Palembang menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Calon Panitera Pengganti. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menyambut keikutsertaan peserta dari berbagai satuan kerja, baik yang hadir secara langsung maupun mengikuti secara daring.

Beliau menegaskan bahwa pelaksanaan bimbingan teknis ini bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan menjadi kesempatan bagi para calon Panitera Pengganti untuk memperdalam pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan peradilan.

Ketua PTA Palembang Menyampaikan Sambutan Peserta Bimbingan Teknis Mengikuti Kegiatan Secara Daring

Panitera Pengganti Memiliki Peran Strategis dalam Persidangan

Dalam sambutannya, Ketua PTA Palembang menjelaskan bahwa Panitera Pengganti memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses persidangan. Tugas tersebut mencakup persiapan persidangan, pencatatan jalannya persidangan, penyusunan berita acara sidang, pengelolaan administrasi perkara, hingga dokumentasi proses persidangan.

Setiap tahapan tersebut membutuhkan ketelitian, kecermatan, kecakapan, dan tanggung jawab yang tinggi. Hal ini karena perkara yang ditangani oleh pengadilan berkaitan langsung dengan hak, kewajiban, serta masa depan masyarakat pencari keadilan.

Oleh karena itu, seorang Panitera Pengganti dituntut untuk memiliki kompetensi teknis yang memadai, integritas yang kuat, serta kemampuan komunikasi dan pelayanan yang baik.

Tiga Aspek Kompetensi yang Perlu Diperkuat

Ketua PTA Palembang juga menekankan pentingnya penguatan tiga aspek kompetensi bagi calon Panitera Pengganti.

Pertama, kompetensi teknis, meliputi pemahaman hukum acara, administrasi perkara, tata kelola persidangan, penyusunan berita acara sidang, serta penguasaan teknologi informasi yang mendukung penyelesaian pekerjaan.

Kedua, integritas dan etika, yaitu menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta menjaga kerahasiaan perkara dan kehormatan lembaga peradilan.

Ketiga, kemampuan komunikasi dan pelayanan, sebagai bagian penting dalam memberikan pelayanan yang profesional kepada para pihak dan masyarakat pencari keadilan.

Beliau juga mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, bekerja secara teliti dan disiplin, terus meningkatkan penguasaan teknologi informasi termasuk e-Court dan e-Litigation, serta senantiasa menjaga integritas dan martabat peradilan.

Memperkuat Sinergi Antarwilayah Peradilan Agama

Pelaksanaan bimbingan teknis secara hybrid ini turut melibatkan peserta dari PTA Palembang dan sejumlah satuan kerja di lingkungan peradilan agama lainnya, yakni PTA Bandung, PTA Banjarmasin, PTA Bandar Lampung, PTA Padang, dan PTA Bangka Belitung.

Keterlibatan lintas wilayah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi, memperluas ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta mendorong pertukaran praktik baik dalam pelaksanaan tugas kepaniteraan.

Dalam penutup sambutannya, Ketua PTA Palembang mengingatkan bahwa Hakim dan Panitera Pengganti memiliki peran yang saling melengkapi dalam mewujudkan proses peradilan yang tertib dan bermartabat. Hakim memutus perkara berdasarkan hukum dan keadilan, sementara Panitera Pengganti memastikan setiap proses persidangan tercatat dan terdokumentasi dengan benar.

Dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas diri, sehingga kelak mampu menjalankan tugas sebagai Panitera Pengganti secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Dokumentasi Bimbingan Teknis Calon Panitera Pengganti Peserta Bimbingan Teknis Calon Panitera Pengganti

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Hakim Tinggi serta Panitera Pengganti PTA Palembang

IMG_E2015.JPG

Palembang – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang akan menyelenggarakan kegiatan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Hakim Tinggi serta Panitera Pengganti pada Senin, 2 November 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan promosi, mutasi, dan pengembangan karier aparatur peradilan agama dalam rangka memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan peradilan.

 

IMG_8728.JPG

IMG_E1987.JPG

Adapun pejabat yang akan diambil sumpah jabatan dan dilantik adalah Dr. Khoiriyah Roihan, S.Ag., M.H. sebagai Hakim Tinggi dan Drs. Sahim sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Agama Palembang. Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 210/KMA/SK.KP4.1.3/X/2026 tanggal 9 Oktober 2026 tentang Promosi dan Mutasi Hakim pada Lingkungan Peradilan Agama serta Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 214/KMA/SK.KP4.1.3/X/2026 tanggal 15 Oktober 2026 tentang Pengangkatan/Pemindahan/Penugasan Jabatan Kepaniteraan/Kejurusitaan di Lingkungan Peradilan Agama.

Acara dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H., Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

Melalui pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan ini, diharapkan pejabat yang dilantik dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan peradilan agama yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas serta fungsi peradilan agama, khususnya di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

IMG_2020.JPG    IMG_2024.JPG

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Apel Pagi PTA Palembang: Panitera Tekankan Integritas Dimulai dari Diri Sendiri

Palembang | pta-palembang.go.id (02/11) — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang melaksanakan Apel Pagi yang diikuti oleh seluruh aparatur PTA Palembang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Bertindak selaku Pembina Apel, Panitera PTA Palembang, Ahmad Syahab, S.H., M.H., menyampaikan amanat dengan tema “Penguatan Nilai dan Budaya Integritas: Integritas Dimulai dari Diri Sendiri.”

Pelaksanaan Apel Pagi PTA Palembang Panitera PTA Palembang Menyampaikan Amanat Apel Pagi

Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa integritas bukan sekadar komitmen yang diucapkan, melainkan harus tercermin dalam sikap dan perilaku nyata setiap aparatur. Integritas dimulai dari kesadaran pribadi untuk senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta konsistensi dalam menjalankan setiap tugas dan kewajiban.

Setiap aparatur diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai integritas tanpa harus menunggu pengawasan maupun perintah dari pimpinan. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara sungguh-sungguh, kepatuhan terhadap aturan, serta kesediaan untuk mempertanggungjawabkan setiap pekerjaan yang dilakukan.

Lebih lanjut, penguatan integritas harus menjadi bagian dari budaya kerja organisasi, bukan hanya sebatas pemenuhan kewajiban administratif. Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga kehormatan institusi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Melalui apel pagi ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Palembang semakin memperkuat komitmen untuk membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan bertanggung jawab, serta senantiasa memberikan pelayanan publik yang berkualitas sebagai wujud nyata pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim Tinggi PTA Palembang Ikuti Rakor Pengawasan dan Penanganan Pengaduan Mahkamah Agung RI

Palembang | pta-palembang.go.id (30/10) — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang bersama Wakil Ketua dan seluruh Hakim Tinggi mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan dan Penanganan Pengaduan Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama Seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia secara daring melalui aplikasi Zoom.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan fungsi pengawasan dan penanganan pengaduan di lingkungan peradilan. Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai kebijakan, mekanisme, serta teknis pelaksanaan pengawasan guna mewujudkan tata kelola peradilan yang semakin profesional dan akuntabel.

Rapat Koordinasi Pengawasan Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI Ketua dan Wakil Ketua PTA Palembang Mengikuti Rapat Koordinasi
Hakim Tinggi PTA Palembang Mengikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengawasan Secara Daring

Pada hari pertama, materi yang disampaikan meliputi arah kebijakan pengawasan, tata cara penanganan pengaduan berdasarkan PERMA Nomor 9 Tahun 2016, serta teknik pemeriksaan dan penyusunan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Pembahasan selanjutnya mencakup pengawasan pada berbagai bidang, meliputi administrasi persidangan, administrasi perkara, administrasi umum, kepegawaian, Barang Milik Negara (BMN), pengelolaan keuangan perkara, hingga pengelolaan keuangan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan terkait pemanfaatan Aplikasi WASTITAMA serta tata cara pemeriksaan sebagai bagian dari penerapan pengawasan berbasis teknologi informasi. Pemanfaatan sistem tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pengawasan yang lebih efektif, terstruktur, dan transparan.

Keikutsertaan pimpinan dan para Hakim Tinggi PTA Palembang dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pengawasan, baik di lingkungan PTA Palembang maupun terhadap satuan kerja Pengadilan Agama di wilayah hukumnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan penguatan sistem pengawasan dan penanganan pengaduan dapat semakin optimal dalam mencegah terjadinya penyimpangan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga integritas seluruh aparatur peradilan.

Dengan demikian, PTA Palembang terus berupaya mewujudkan lembaga peradilan yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat pencari keadilan.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas

PTA Palembang Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Annotation 2026-10-28 100803.png

Palembang, 28 Oktober 2026 — Pengadilan Tinggi Agama Palembang bersiap melaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan pemuda Indonesia sekaligus momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pelaksanaan upacara ini menjadi pengingat bahwa Sumpah Pemuda merupakan tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia yang menegaskan tekad untuk bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

  Annotation 2026-10-28 100933.png

Bagi seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Palembang, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada tahun 1928 diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur untuk memperkuat kerja sama, menjaga solidaritas, dan memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan lembaga peradilan yang agung dan terpercaya.

Annotation 2026-10-28 101109.png   Annotation 2026-10-28 101203.png

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Pengadilan Tinggi Agama Palembang mengajak seluruh aparatur untuk terus menumbuhkan semangat kebangsaan, meningkatkan kualitas pengabdian, serta menjadikan nilai-nilai persatuan sebagai landasan dalam bekerja dan melayani masyarakat.

Bersatu dalam semangat pemuda, berkarya untuk Indonesia, dan mengabdi demi peradilan yang berintegritas.

#AdilMelayani
#BanggaMelayaniBangsa
#BerAKHLAK
#PTAPalembang
#ZonaIntegritas